Budidaya Buah Anggur Sebagai Tambahan Penghasilan Keluarga

Budidaya buah anggur sebagai tambahan penghasilan keluargaBudidaya buah anggur sebagai tambahan penghasilan keluarga, Tanaman anggur adalah tanaman yang indah sekaligus berguna, dan merupakan salah satu tanaman tertua yang dibudidayakan oleh manusia. Cara budidaya buang anggur memang mudah bisa dilakukan siapa aja, dan bahkan pada lahan yang sempit pula. Selain dapat untuk memperindah taman atau halaman rumah, tanaman buah anggurnya juga bisa untuk dinikmati buahnya.

Manfaat buah anggur untuk kesehatan tubuh dan mencegah timbulnya penyakit, antara lain :

  1. Menjaga Kesehatan Jantung

Meningkatkan pelebaran pembuluh darah, yang memberikan kesempatan untuk darah dapat mengalir lebih mudah.

  1. Sumber Gula Darah

Pada buah anggur hanya tersaji sekitar 43-53 kadar glikemik yang menunjukkan kadar glikemik yang rendah.  Keseimbangan gula darah yang baik ini berkaitan dengan kandungan phytonutrisi di dalam anggur.

  1. Anti Mikroba

Menghasilkan fitonutrien di dalam anggur yang telah banyak dibuktikan sebagai zat anti mikroba. Zat ini membantu tubuh dalam mencegah masalah yang terkait karena mikroba makanan.

  1. Sumber Vitamin

Sejumlah vitamin  ditemukan di buah anggur seperti :

=vitamin C, sekitar 27 persen

= 22 mcg vitamin K (sekitar 28% dari nilai diet harian)

= 0,4 mg thiamin (27 persen dari nilai harian)

=vitamin E

=vitamin A, asam pantotenat

= vitamin B-6

= folat

= beta karoten

=alpha karoten

Kunjungi Ini :  https://bobisanjaya.wordpress.com/2017/02/12/budidaya-buah-semangka-dan-hasil-panen-yang-menggiurkan/

  1. Kaya Mineral

Setiap 1 porsi anggur merah menyediakan mineral seperti :

= 288 mg kalium

=0,2 mg tembaga

=0,1 mg mangan

= 0,5 zat besi

  1. Pemulihan Otot

Memberi dukungan terhadap pemulihan cidera otot bagi para atlet.

  1. Perlindungan Terhadap Kanker Kulit

Resveratrol memberikan perlindungan pada kulit dari kerusakan sinar UVB dari matahari.

  1. Melembabkan kulit wajah

Buah anggur oleskan pada wajah dan diamkan lima belas menit. Anggur yang memberikan kelembaban alami kulit.

Tips Budidaya Buah Anggur Sebagai Tambahan Penghasilan Keluarga!

Di bawah ini akan saya uraikan tentang budidaya tanaman anggur serta manfaat anggur :

  1. Budi daya tanaman Anggur

Budidaya buah anggur sebagai tambahan penghasilan keluarga,  dan lokasi penanaman dipilih yang cocok, baik di halaman pekarangan maupun di lokasi khusus. Lokasi penanaman diolah terlebih dahulu kemudian dibersihkan dari gulma, terutama alang-alang. Selanjutnya, dibuat lubang tanam.

Ukuran lubang tanam 60 cm x 60 cm x 50 cm. Jarak tanam antar baris adalah 5 m, sedangkan jarak tanaman dalam barisan 3 m. Bila anggur ditanam di pekarangan maka jarak tanamnya cukup 3 m x 3 m. Pada tiap lubang tanam diberi pupuk kandang sebanyak 20 -40 kg. Pada tanah berat, tiap lubang tanam perlu diisi pasir satu blek agar lebih porus dan aerasinya baik.

Budidaya buah anggur sebagai tambahan penghasilan keluarga

Baca Ini Juga Ya :  https://bobisanjaya.wordpress.com/2017/02/12/budidaya-buah-semangka-dan-hasil-panen-yang-menggiurkan/

Budidaya buah anggur sebagai tambahan penghasilan keluarga, dan model cara tanamnya  dirambatkan di atas para-para atau bentuk pagar (kniffin). Perambatan sistem para-para lebih umum digunakan di Indonesia. Namun, pada agribisnis yang menggunakan mobil dalam pemeliharaannya, lebih tepat menggunakan sistem pagar. Tinggi para-para sekitar 2,5-3 m. Para-para yang terlalu rendah menyebabkan kondisi Iingkungan menjadi lembap. Namun, bila terlalu tinggi sukar dalam perawatannya.

Bibit yang ditanam pada umur 5–6 bulan, tingginya telah  https://id.wikipedia.org/wiki/Anggur mencapai lebih dari 70 cm. Pada sistem pagar, digunakan tiang dan besi atau kayu hidup (Giiricidia sp. atau Hannea sp.) dan bentangan kawat untuk perambatan tanaman (3-4 bentangan dengan jarak 75-100 cm)

Budidaya buah anggur sebagai tambahan penghasilan keluarga dan pemeliharaan selanjutnya adalah pemangkasan. Pemangkasan (pemotongan) yang penting dilakukan mencakup empat tahap, yaitu sebagai berikut :

  1. Pembentukan batang pokok yang kuat dan kekar

Budidaya buah anggur sebagai tambahan penghasilan keluarga akan berhasil apabila juga memperhatikan cara pemeliharaan misalnya pada tahun pertama, tanaman anggur dipotong setinggi para-para. Tunas yang tumbuh baru (maksimum tiga tunas) dirambatkan ke kanan dan ke kiri seperti sirip ikan, sedangkan yang tengah ditarik lurus ke depan di atas para. Pemotongan selalu dilakukan pada batas bagian batang yang berwarna cokelat (antara cokelat dan hijau).

  1. Pembentukan cabang primer

Setelah tunas baru mencapai panjang 1 m atau lebih, dipotong lagi seperti pada pembentukan batang pokok. Tunas yang dipotong diutamakan yang berada di tengah (tumbuh lebih kekar).

  1. Pembentukan cabang sekunder

Budidaya buah anggur sebagai tambahan penghasilan keluarga dengan perawatan pembentukan cabang sekunder karena setelah tunas baru tumbuh (maksimum tiga tunas), pada ujung cabang primer mencapai panjang 1 m atau lebih maka tunas baru tersebut dipotong lagi seperti pada pemangkasan sebelumnya.

Simak Ini Juga Ya :  https://bobisanjaya.wordpress.com/2017/02/12/budidaya-buah-semangka-dan-hasil-panen-yang-menggiurkan/

  1. Pembentukan cabang tersier

Setelah tumbuh tunas baru (maksimum tiga tunas), pada ujung cabang sekunder mencapai panjang 1 m atau lebih maka tunas ini dipangkas lagi seperti pemangkasan sebelumnva Cabang tersier merupakan cabang buah yang permanen. Pemangkasan selanjutnya dilakukan pada cabang tersier yang akan dibuahkan. Setiap kali pemangkasan akan diikuti munculnya bunga.

Budidaya buah anggur sebagai tambahan penghasilan keluarga dan bila akan membungakan tanaman anggur yang telah terbentuk, cukup dengan memangkas cabang tersier pada ukuran tertentu. Pada tipe anggur yang tumbuhnya cepat (isabella), cabang tersier dipangkas dan disisakan sepuluh ruas atau lebih. Pada tipe anggur yang tumbuhnya sedang, cabang tersier dipangkas dan disisakan 6-10 ruas. Pada tipe anggur yang tumbuhnya lambat (bali, probolinggo, dan biru ), cabana tersier dipangkas dan disisakan 2–6 ruas.

Pembentukan pohon anggur seperti sirip ikan dapat diselesaikan selama 1-2 tahun. Cabang siap dipangkas setelah ujung cabang mengeluarkan tetes air bila dipotes (dipotong pendek). Pemangkasan cabang buah sebaiknya diikuti dengan perompesan seluruh daun-daun tua. Tujuannya agar penyinaran matahari merata ke seluruh cabangdan membuang sumber hama maupun penyakit yang menyerang.

Budidaya buah anggur sebagai tambahan penghasilan keluarga dan pemupukan pada tanaman anggur sangat penting, terutama pupuk nitrogen, kalium, danfosfat. Pupuk N P dan K diberikan dua minggu sebelum pemangkasan cabang buah dan setelah pembentukan buah kecil (pentil). Dosisnya sekitar 150-250 kgurea, 200-300 kg TSP (260-400 kg SP-36), dan tunas cabang tersier dipangkas dan diberi air secukupnya maka tanaman akan berbunga.

Simak Ini Juga :  https://bobisanjaya.wordpress.com/2017/02/12/budidaya-buah-semangka-dan-hasil-panen-yang-menggiurkan/

Budidaya tanaman anggur sebagai tambahan penghasilan keluarga.  Lokasi penanaman dipilih yang cocok, baik di halaman pekarangan maupun di lokasi khusus. Lokasi penanaman diolah terlebih dahulu kemudian dibersihkan dari gulma, terutama alang-alang. Selanjutnva, dibuat lubang tanam.

Ukuran lubang tanam 60 cm x 60 cm x 50 cm. Jarak tanam antarbaris adalah 5 m, sedangkan jarak tanaman dalam barisan 3 m. Bila anggur ditanam di pekarangan maka jarak tanamnya cukup 3 m x 3 m. Pada tiap lubang tanam diberi pupuk kandang sebanyak 20 -40 kg. Pada tanah berat, tiap lubang tanam perlu diisi pasir satu blek agar leblh porus dan aerasinya baik.

PENYAKIT TANAMAN ANGGUR DAN CARA PENGENDALIANNYA

  1. Penyakit Tepung Palsu/Embun Berbulu (downy mildew)

Gejala Serangan :

Pada sisi atas daun timbul bercak-bercak kuning kehijauan yang berbatas tidak jelas, kemudian bercak meluas dan berubah menjadi coklat. Dalam cuaca lembab pada sisi bawah bercak terjadi lapisan putih bertepung. Akhirnya daun menjadi kering dan rontok. Gejala juga dapat timbul pada batang muda, sulur, tangkai bunga dan buah.

Budidaya buah anggur sebagai tambahan penghasilan keluarga tak lepas dari serangan pada tangkai buah atau buah yang ukurannya sebesar lada menyebabkan buah busuk berwarna coklat kehitaman, kering dan rontok. Sedangkan serangan pada buah yang lebih besar akan menyebabkan terjadinya bercak berwarna coklat dan seperti berkerak, bahkan sering seluruh buah berwarna coklat sehingga dapat mengurangi mutu buah

Pengendalian

  • Mengurangi kelembaban kebun
  • Memangkas ranting yang terkena penyakit (mengurangi sumber infeksi)
  • Daun yang sakit dan rontok dikumpulkan dan kemudian dibakar
  • Pemakaian atap plastik di atas para-para pada musim penghujan (Roesmiyanto et al, 1989)
  • Menggunakan fungisida bubur bordo (bahan dasar terusi/CuSO4 dan kapur tohor), atau menggunakan fungisida berbahan aktif mankozeb + karbendazim 0,2 %
  • Menanam varietas tahan  Isabella, Delaware, Tegal Hitam   spesies Vitis labrusca
  1. Penyakit Embun Tepung (Powdery Mildew)

Gejala Serangan

Pada daun gejala yang tampak adalah pada permukaan atas terdapat tepung berwarna putih yang meluas (massa spora), kemudian berwarna coklat dan selanjutnya daun gugur.   Serangan pada buah mula-mula berwarna putih dan bekas serangan menjadi berwarna coklat berkutil atau berkerut-kerut sehingga menyebabkan buah cacat.

Pengendalian

  • Memangkas daun-daun sakit dan dibakar (mengurangi sumber infeksi)
  • Menggunakan fungisida bubur california (bahan dasar dari belerang dan kapur tohor)
  • Menggunakan fungisida berbahan aktif mankozeb + karbendazim
  1. Karat Daun (Phakospora vitis)

Penyakit karat daun banyak terjadi pada daun-daun tua.

Gejala Serangan

Pada sisi bawah daun terdapat tepung berwarna merah jingga hingga merah sawo yang berisi spora jamur. Jika dilihat dari sisi atas tampak berwarna hijau kekuningan. Pada serangan yang berat seluruh permukaan bawah daun tertutup oleh lapisan spora dan daun akan segera rontok. Tanaman yang sakit hanya mempunyai sedikit daun sehingga produksi buahnya menjadi berkurang.

Pengendalian

  • Memangkas dan membakar daun tanaman yang sakit
  • Eradikasi tanaman inang lainnya
  • Menggunakan pestisida alami bubur California dan fungisida berbahan aktif Mankozeb, Benomyl
  1. Antraknose (Gloeosporium sp)

Gejala serangan

Pada buah mula-mula menunjukkan gejala berupa bintik-bintik coklat yang meluas dan mengendap ke bawah.  Selanjutnya pada bagian tengah bercak timbul massa berwarna jingga (spora).

Pengendalian

  • Membuang buah yang busuk
  • Sanitasi kebun
  • Menggunakan pestisida alami bubur California
  • Menggunakan pestisida nabati serbuk biji mimba dengan takaran 30 g/l air
  • Menggunakan fungisida berbahan aktif mankozeb + karbendazim
  1. Busuk Buah (Gray mold)

Gejala penyakit tampak pada daerah pertanaman yang buahnya masak. Stadium awal serangan ditandai dengan merekahnya jaringan bagian dalam kulit.  Buah yang terinfeksi menjadi mengkerut dan berubah menjadi coklat tua.

Pengendalian

  • Sanitasi kebun
  • Buah yang busuk dibuang
  • Menggunakan pestisida alami bubur bordo
  • Menggunakan fungisida berbahan aktif Maneb dan Zineb.
  1. Penyakit Gulung Daun (Virus van leaf))

Budidaya buah anggur sebagai tambahan penghasilan keluarga juga tak lepas dari bpenyakit gulung daun. Bentuk daun yang terserang penyakit ini menjadi tidak simetris.  Bagian daun yang terkena infeksi menjadi lebih kecil daripada bagian yang normal.

Pengendalian

  • Membinasakan tanaman yang terkena infeksi
  • Menanam anggur yang bebas virus
  • Menjaga kandungan kalium dalam tanah agar meningkat berdasarkan kesuburan tanah

Budidaya buah anggur sebagai tambahan penghasilan keluarga

Baca Artikel Ini Juga Ya :  https://bobisanjaya.wordpress.com/2017/02/12/budidaya-buah-semangka-dan-hasil-panen-yang-menggiurkan/

HAMA TANAMAN ANGGUR DAN CARA PENGENDALIANNYA

  1. Rayap

Budidaya buah anggur sebagai tambahan penghasilan keluarga sangat rentan dimakan rayap pada kayunya. Dan  terutama menyerang stek yang belum atau baru saja tumbuh dan pohon yang kurang sehat.  Rayap ini seringkali muncul bila pupuk kandang yang digunakan kurang masak.

Pengendalian :

  • Penanaman stek anggur dalam media pasir
  • Menggunakan pestisida nabati serbuk biji mimba , disemprot dengan takaran 30 g/l air, atau ditaburkan di sekitar tanaman sebanyak 100 gram per tanaman.
  • Menggunakan insektisida kontak sesuai anjuran yaitu 1-2 g/l atau 1-2 cc/l
  1. Burung, tikus, tupai, kelelawar dan musang

Hama ini menyerang buah, khusunya pada waktu menjelang buah masak

Pengendalian:

  • Membungkus buah dengan kertas menjelang buah masak
  • Memasang lampu di dekat tanaman
  • Memasang jaring-jaring di bawah para-para
  • Memasang bunyi-bunyian
  1. Ulat kantung

Ulat kantung sering mengganggu daun anggur, yaitu dengan membuat lubang-lubang pada lembaran daun.  Hama ini tinggal dalam kepompong  seperti kerucut. Sehingga budidaya buah anggur sebagai tambahan penghasilan keluarga ini juga repot mengatasi ulat kantung yang menjinjikan.

Pengendalian

  • Menggunakan pestisida nabati serbuk biji mimba 30 g/l air, disemprotkan pada daun
  • Menggunakan pestisida sistemik pada daun
  1. Kumbang Daun (Apogonia sp)

Kumbang ini menyerang daun, membuat lubang-lubang pada lembaran daunnya. Kumbang berwarna hitam atau coklat.  Menyerang pada malam hari , sejak matahari terbenam sampai menjelang fajar.  Pada siang hari kumbang bersembunyi dalam tanah..

Pengendalian

Dengan cara menangkap dengan lampu atau alat penerang (trap).  Jumlahnya terkadang banyak sekali sehingga sulit dikendalikan  dengan pestisida yang ada

  1. Tungau atau Gurem Putih ( Mite )

Tungau dapat menyebabkan tanaman kerdil pertumbuhannya. Terdapat gurem warna merah dan warna putih. Gurem putih lebih ganas daripada gurem merah.

Pengendalian

  • Menaburkan Bubur Bordo atau Bubur California pada daun
  • Menggunakan insektisida sistemik berbahan aktif belerang
  1. Penggerek Batang

Hama ini menyerang batang dan cabang  yang kurang sekat.  Bagian yang diserang sering mengeluarkan lendir dan akan mati.

Pengendalian

  • Dikendalikan dengan memangkas bagian tanaman terserang kemudian dibakar
  • Menyumbat bekas lubang dengan serbuk biji mimba atau insektisida sistemik
  1. Panen dan hasil

Buah anggur tergolong tidak dapat diperam (non-klimakterik) sehingga hanya dapat dipanen setelah matang di pohon dan menimbulkan aroma, biasanya berkisar antara 110-120 hari setelah anthesis (bunga mekar). Bila buah anggur dipanen sebelum matang sempurna maka rasanya akan kelat dan masam hingga mutunya rendah.

Demikian sekilas  info tentang  budidaya buah anggur sebagai tambahan penghasilan keluarga, semoga bermanfaat.

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s